Rabu, 10 Juni 2009

Perpanjangan STNK

Dear sahabat,

Kemarin aku ikut acara Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) mudah2xan gak salah nulis ejaan....pas break makan siang...aku dan teman2x satu meja dengan mbak Andry
( hai...mbak...tetep semangat ya...). Awalnya kita cuma takjub liat piring makannya mbak Andry cuma berisi sayur dan lauk tanpa nasi, spontan salah satu dari kita nyeletuk,"Wah...diet ya ,mbak?". Dengan tersenyum dan tenang, mbak Andry menjawab,"nggak, sy alergi nasi". Aku mulai tertarik dg jawaban beliau. Untuk bisa menikmati nasi, beliau butuh perjuangan untuk minum insidal dulu dan nasi tetap tidak boleh dikonsumsi setiap hari.

Ternyata mbak Andry seorang survivor kanker. Dan tetap dengan style-nya yang tenang dan menyejukkan beliau menjelaskan kankernya sudah beragam dan terakhir tulang belakang juga 'diserang'. Aku benar2x takjub karena walaupun dlam kondisi ini, beliau sekarang tetap bersemangat menjalankan roda usahanya dan masih aktif berpameran UKM.

Beliau meneruskan ceritanya ternyata putra mbak Andry termasuk salah seorang pengidap Morvan's Syndrome- salah satu penyakit autoimun langka yang bisa menyebabkan otot tubuh memajang tanpa bisa dikendalikan dan lemah terkadang disertai dengan insomnia akut dan sesak nafas (dari wikipedia) Hebatnya sang putra ini adalah mahasiswa FK Unair...dan akan menjalani pengobatan di Jepang.

Satu kalimat mbak Andry yang membuat aku terhenyak, buatnya satu hari menjalani kehidupan ini adalah anugerah dari Alloh SWT yang berarti menurut istilah beliau, mendapatkan perpanjangan STNK. Melewati malam yang terkadang didera siksaan penyakit dan bisa melihat matahari terbit kembali di ufuk timur merupakan hadiah dan pada saat itu jugalah mbak Andry selalu berjanji pada Alloh untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi (each day...)

Subhanalloh mbak....aku salut banget dengan ketegaran mbak Andry...dan siang itu aku mendapatkan guru ikhlas yang dahsyat...dan pelajaran hidup yang sangat mahal. Aku percaya hadirnya mbak Andry siang itu dalam hidupku bukan suatu kebetulan tapi Alloh sedang mengajarkan banyak hal berharga buat aku dan teman-teman satu meja yang ikut bercengkerama dengan mbak Andry (dan mudah2xan juga bermanfaat untuk teman-teman pembaca blog ku ini)

Mbak....doaku untuk mbak, putra, dan keluarga..semoga diberi kesehatan dan kemudahan serta kelancaran dalam menjalani pengobatan atas ijin Alloh SWT. Tetap semangat!

3 komentar:

  1. suatu pelajaran hidup yang bermanfaat...
    btw selamat datang di dunia blogger mbak lusi...

    BalasHapus
  2. hai mabk rani...thanks udah mampir yah..

    BalasHapus
  3. kyknya aku kenal deh sama mb Andri yg dimaksud :D
    rmhnya daerah Pandugo bkn?? :D

    BalasHapus